Monday, September 05, 2005

...

Sepi…,

Terasa sekali suasana sepi di sini,
Sepi…,

Di LapTop terdengar ayat2 Alquran yg terlantun dari bibir yg dimuliakan,

Suasana-suasana seringkali melenakan dan mengaburkan,
Akhirnya kita harus tahu kemana kita kan pergi, kepada siapa kita menghadap

Khusyu, syahdu, suci, dekat sekali rasanya hati ini …


Suatu hari di Batam House, 2004

Tentang Cinta

ku mengharap mereka,
kutemukan ketidakabadian,

berbatas waktu dan ruang

Ku minta cinta-Mu,
Apa adanya aku, Engkau Ar-Rahman Ar-Rahiim

Betapa puas hati2 Pecinta
Pencinta Yang Maha Pencinta


Btm, 06.08, 24-1-2004

Aku di Akhir Hidupku

Terlintas perasaan dalam hatiku, ketika aku sedang berdo’a. Bagaimana aku inginkan dengan diriku ketika aku wafat? Atau dalam keadaan apa aku ingin wafat?...

Do’a2 ku adalah do’a seorang budak, yang takut akan siksa, yg menginginkan kebaikan akhirat, bahkan mungkin lebih rendah dari itu, hanya meminta perlindungan akan kejahilan mahluq yg lemah….., Alangkah bahagianya ya Allah, ketika Engkau memasukan do’a2 ku itu sebagai do’a yg ikhlas, do’a yg mengharap ridhomu, do’a yang mengharap kedekatan dengan Mu.

Aku ingin mati ku ketika aku dalam keadaan Iman dan Islam yang tertancap kuat di dada ini. Imam yg tak luntur oleh kejayaan, kekayaan, kemegahan, kekuasaan, duniawi. Aku ingin tunduk dengan sebenar2nya dengan segala kejayaan dunia di tanganku. Perkenankan do’aku ya Allah, Rabbul’alamin. Aamiin

Btm, 24 Januari 2004